Kamis, 08 Agustus 2013

Happy eid mubarak 1434 H. LAKI FEARLESS !!

hellow saribattang........
saya hanya mau menyapa dan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1434 H yaah... :)
Taqabbalallahu minna wa minkum.
semoga Allah menerima amalku dan amalmu..

HEPPY EID MUBARAK! LAKI FEARLESS!! *ala2 Yaya Toure yang pake jersey manchester city di iklan extra joss, hehehe:D*

Minggu, 04 Agustus 2013

KACAMATA



Hemmm… apa kabar saribattang? Lama tidak berjumpa lagi di white book-ku ini kodong. Seperti biasa, alasan klasik, sibuk laah, malas laah, tidak ada koneksi internet laah, makanya baru bisa nulis-nulis lagi. Alasan-alasan itu hanyalah alasan yang mengikuti alasan utamanya, yaitu lagi males nulis-nulis di blog,hehehee….

Tapi hari ini koneksi antara otak-mata-hati-dan saraf motorik di tangan lagi bagus. Impuls-impuls saraf tersinkronisasi dengan baik sehingga sinyal-sinyal kimianya lantjar abisss…jadi mulai nulis lagi deeh…hehehe :D
Hari ini saya mau cuap-cuap tentang kacamata yang saya punya. Kenapa saya tiba-tiba ingin menulis tentang kacamata ini yaa?? Mungkin karena suatu hari saya kehilangan kacamata..tercecer tepatnya, dan saya merasa sangat kehilangan..dan itu sangat menyakitkan (T_T)..betul-betul mengiris-iris hati..:( dan menguras banyak sekali waktu:’( *betul-betul korban filem korea* waktu kacamata saya ketemu, saya bahagia sekali. Untuk itulah, sebagai penghargaan betapa pentingnya kacamata ini, saya akan menuliskan sedikit mengenai sejarah kacamata ini, :p
Kacamata ini adalah salah satu benda yang hampir tiap hari menemani saya saat beraktifitas. Dia seperti organ tambahan untuk saya sehingga saya bisa melihat dengan normal. Kacamata saya ini juga punya peran yang sangat penting bagi kehidupan saya, meningkatkan persen ketampanan! Kalau saya tidak memakai kacamata, ketampanan saya hanya 70 %. Tetapi kalau kacamata saya terpasang, maka ketampanan saya naik 15 %!!! Sungguh mengagumkan…hehehehe:D aah,, sudahlaah…

Ada juga manfaat lain dengan memakai kacamata. Kacamata bisa mencegah dari sifat sombong. looh… kok bisa?? Hemmm…gini ceritanya,
Suatu hari saya berjalan tidak memakai kacamata. Karena saya berjalan tidak memakai kacamata, penglihatan saya menjadi kabur. Wajah-wajah yang lalu-lalang di depan saya tidak jelas terlihat, hingga tiba di titik jarak tertentu saya baru bisa dengan jelas melihatnya. Yaah…kira-kira jarak 1 meter di depan saya, objek baru bisa terlihat jelas. Jadi sewaktu jalan saya hanya diam-diam saja tanpa melirik kiri-kanan. Tiba-tiba, dari jarak kurang lebih 2-3 meter, ada yang menegur sambil berkata, “akbar…!!!ngapamoe sombongnya!!jangankan menyapa, senyum pun tidak!! *kira2 artinya…akbar, sombong banget kamu??* tapi karena saya tidak tahu dan tidak merasa yang disapa itu saya, karena saya tidak melihat jelas wajah orang yang menyapa, makanya saya hanya diam-diam saja. Hingga kemudian saya berjalan mendekati orang itu dan wajahnya terlihat jelas, saya baru tahu kalau orang yang menyapa itu adalah teman saya. Saya hanya senyum dan berkata “sori..sori…wajahmu tidak terlihat jelas karena saya tidak pakai kacamata”… naah,, sungguh sangat meng-huffttt…-kan banget! Saya dinilai sombong karena tidak menyapa. Dan saya tidak menyapa karena saya tidak melihat dengan jelas. Dan saya tidak melihat dengan jelas karena saya tidak pakai kacamata. Itulah hubungan antara sifat sombong dengan kacamata. Hehehehe :D 

Awal mula saya menggunakan kacamata, kira-kira waktu saya sudah mulai beranjak dewasa....yaah, jaman-jaman ABG begituee...SMP kelas 3. Kira-kira berumur 15 tahun. Saya mengalami penglihatan kabur, kepala pusing, rasa mual, dan gejala-gejala lain yang menandakan mata saya sudah mulai rabun jauh. Tapi, untungnya saya berobat ke klinik TONGFANG... *eeh...ngaco lagi...sudahlaah :D*
Saya kemudian menguji sendiri apakah mata saya benar-benar kabur dan rabun jauh, ataukah hanya pepesan kosong belaka.. *ceileeh...pepesan kosong hahaha...* Saya lalu mengambil kacamata milik kak Anti (Who's she? liat kolom my family) trus saya coba dekatkan di mata saya. Saya tidak berani memakai kacamatanya, tetapi hanya mendekatkan pada mata saja. sebelum saya dekatkan ke mata, saya coba melihat objek yang bagus untuk ujicoba yang menegangkan ini. saya melihat ada papan reklame di dekat rumah kemudian membacanya. "apaa bacanya yaaa???aduuh kaburrr!! Tulisan PEGADAIAN di papan reklamenya tidak keliatan!!" *nah..liat kan, betapa anehnya..tulisannya kabur tapi tulisannya bisa dibaca PEGADAIAN, hahaha... :D*
Setelah itu, Saya mendekatkan kacamata tadi ke mata, daan...."PEGADAIAN"-NYA TERLIHAT JELASS!!
Yah, saya mengalami gejala-gejala itu, dan saya BAHAGIA!!! looh, kenapa bahagia??itu kan, kekurangan dan penyakit??!! (--__--!!)
yapzz...saya bahagia bisa memakai kacamata karena seperti alasan di atas : KACAMATA MENINGKATKAN KETAMPANAN!! malahan, waktu itu saya berucap syukur ALHAMDULILLAH!! hahaha... :D dasar ABG... mau tong bergaya pake kacamata =))
dan ternyata baru sekarang saya merasakan susahnya berkacamata... -__-

"mata kabur! ini alasan yang bagus untuk beli kacamata. saya mau beli yang keren biar keliatan gaul,hehehe..", pikirku saat itu. Mulai lah saya mendramatisir gejala-gejala tadi di depan mama supaya bisa dibelikan kacamata, hehehe :D 

hemmm...sayangnya, sampai di sini saja dulu keseruan bersama kacamata saya,,soalnya saya mau keluar jaga toko dulu gantikan bapak yang mau istirahat.. nantikan lagi KACAMATA Part.2 yaa!! see you, Saribattang!! :))
*ditulis di dalam kamar kuning-ijo ku saat siang panas terik di kota Anging Mammiri 27 ramadhan 1434 H*

Selasa, 21 Mei 2013

selanjutnya apa?

kira-kira sudah hampir sebulan saya mengalami penyakit ini. Rasa letih akan sakit sebenarnya ada, tapi itu tidak boleh diperlihatkan dan semustinya saya tetap sabar menghadapinya. sebulan terkurung di kamar. keluar hanya jika ada perlu, sholat, makan, mandi, wc. hanya itu. setelah itu mengurung diri lagi di kamar. ini memang harus kulakukan, demi menjaga kesehatan keluarga dan orang-orang yang saya sayangi. saya tidak mau penyakit ini menyerang keluarga juga, biarlah saya sendiri yang mengalaminya.

namun, alhamdulillah sekarang saya sudah baikan. penyakitnya berangsur-angsur menghilang. saya sudah mulai lagi keluar kamar. dan seiring waktu berjalan, saya merasa sudah pulih, walaupun belum sembuh. semuanya harus saya lalui dengan sabar dan tetap berdoa kepada Yang Menciptakan sakit dan sembuh. :)

selanjutnya apa?
selanjutnya, saya hanya ingin Alloh memberi kesabaran atas penyakit ini, dan memberi rezki berlimpah untukku, aamiin yaa robbal 'alaamiin :)

Rabu, 04 Januari 2012

Akhirnya Selesai juga

Hai temang-temang, lama tak berjumpa..lama juga saya menulis di blog ini. Pasti bersarang laba-laba mi ini blogku ee..
Iya temang-temang, belakangan ini saya tidak menulis karena berbagai hambatan. Tentunya hambatan inilah yang menjadi -sekali lagi- hanya alasan untuk tidak menulis *hukum aku guru..(T.T)* 


Kali ini saya ingin berbagi kebahagiaan dengan temang-temang sekalian. Berbagi kesenangan setelah saya menikmati gaun panjang sampai lutut berwarna hitam nan wangi semerbak, lengkap dengan topi khasnya yang atas topinya berbentuk segi lima dengan tali-tali yang diikatkan padanya. Yuhuuu......itu adalah pakaian wisuda...
Iyek...akhirnya saya telah memenuhi janji-janji saya kepada ayah-ibu serta nenek, untuk menyelesaikan program studi S1 saya dengan baik.

Setelah 5 tahun 4 bulan mengikuti jenjang perkuliahan S1 di farmasi, *waah..lama juga yaah,hehee...* akhirnya selesai juga perjuangan awal ini. Memang lama, tapi dari kelamaan itu, banyak ilmu yang saya peroleh. Saya tidak mengatakan percuma orang sarjana cepat tapi tak ada hasil. Karena orang yang sarjananya cepat berarti orang yang dapat menyelesaikan kuliahnya dengan waktu yang efisien. Perjuangan 5 tahun 4 bulan itu lebih banyak saya luangkan untuk memperbaiki nilai-nilai yang sempat anjlok. Karena saya berpikir bahwa saya tidak mau keluar dari bangku kuliah sebelum mendapatkan IPK yang sangat memuaskan. Karena IPK yang sangat memuaskan ini, adalah modal saya untuk menikah ! *loh..kok bisa??menikah pakai IPK?haha...* iyalaah..dengan mendapatkan IPK yang sangat memuaskan berarti kita telah membuka kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan bidang perkuliahan kita. Jadi, makin luas kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai bidang perkuliahan, maka makin besar kesempatan kita untuk naik ke pelaminan, itu pendapat saya, hahaa...
Yah, sudahlah.

Kalau saya mengingat-ingat lagi segala perjuangan yang dilakukan untuk memakai baju wisuda itu, ternyata begitu menyesakkan. Pertama-pertama buat penelitian, bingungnya minta ampun. *Proposal...oh,, proposal...* saat proposalnya saya buat pertama kali sih tidak menemukan masalah yang berarti. Namun waktu proposalnya dikumpul ke pembimbing, buuuussseeeettt....pantulannya berlipat-lipat, mirip Farmakope Indonesia edisi IV muka saya melihat pantulannya. Tentu saja, perilaku bersabar menghadapinya adalah cara yang paling ampuh untuk menghadapinya. Setelah proposal kelar, timbul lagi masalah lain. ACC proposalnya ! Butuh betis yang kuat untuk memburu tandatangan-tandatangan para pembimbing saya. Maklum, mereka adalah dosen-dosen yang termasuk sibuk di kampus. Jadi harus ekstra kuat dan ekstra sabar mencari beliau. Dan alhamdulillah, waktu itu proposal saya sudah ACC dan tinggal tunggu giliran untuk seminar proposal.

Tibalah saatnya saya mempresentasikan proposal penelitian. Hari itu, mei 2010, saya lupa tanggalnya, sudah terlalu lama soalnya, hehehe...,,membawa proposal penelitian dengan judul Uji Efek Hipolipidemik Ekstrak Klika Ongkea (Mezzetia parviflora Becc) terhadap Tikus (Rattus norvegicus) Jantan pun saya pegang dengan baik lalu naik mempresentasikannya. Saya tidak bisa melupakan betapa hebatnya serangan-serangan pertanyaan dari bapak-bapak dan ibu-ibu dosen. Dan saya hanya merespon dengan menjawab semampu saya, hahaha.... karena saya tidak tahu mau menjawab pertanyaannya saking gugupnya. Tapi alhamdulillah terlewati juga.. :)
Setelah seminar proposal, penelitian pun berjalan. Sebenarnya penelitian saya sudah berjalan sebelum seminar proposal, untuk menghemat waktu. Tapi ternyata saat penelitian banyak sekali hambatan yang saya hadapi. Bahkan penelitian yang standar waktunya adalah 6 bulan itu saya harus ulangi sampai 2 kali. Itu artinya waktu yang terpakai adalah 12 bulan atau 1 tahun. Jadi, gimana mau cepat sarjana kalau penelitiannya saja sampai 1 tahun?? Tapi, saya berusaha bersabar dan bertawakkal kepada Alloh, semoga diberi jalan yang baik. :)
Saya pun sempat putus asa dalam menghadapi penelitian saya ini, karena saya dihinggapi stres yang timbul akibat banyaknya hewan coba yang saya gunakan, ada sekitar 64 ekor tikus putih yang digunakan. Dan lebih stres lagi saat saya menemukan beberapa ekor yang tiba-tiba mati dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Aaahh....rasanya juga mau mati liat tikus-tikus penelitian saya mati. Mati deeh!!! x_x


Akhirnya, penelitian yang saya lakukan selama 2,5 semester itu pun alhamdulillah selesai. Saya pun mulai merampungkan berkas-berkas untuk seminar hasil dengan cepat sekaligus mencari jadwal ujian sidang. Seminar Hasil yang saya tunggu-tunggu akhirnya dilaksanakan 16 september 2011.. *jauh banget yaa...jeda waktu antara seminar proposal dan seminar hasilnya.. T.T* hari itu hari jumat. Sengaja saya cari jadwal hari jumat pagi, jam 9.00 am waktu indonesia bagian Unhas Farmasi, karena hari jumat pagi itu seminarnya cuma 2 jam, kalau waktu-waktu lain sampai 2,5 jam bahkan sampai 3 jam. Beda dengan waktu seminar proposal, seminar hasil yang saya bawakan tidak mendapatkan satu pertanyaan pun dari dosen mana pun. Hanya satu dosen yang memberi tanggapan terhadap hasil penelitian saya, itu pun hanyalah sebuah saran, itu pun hanya dari ketua penguji saya. Alhamdulillah, mungkin mereka -para dosen- sudah sangat mengerti dengan penjelasan mengenai hasil penelitian saya,:) Dan, seluruh tubuh tiba-tiba merasakan desiran aliran darah dari vena-vena dan arteri-arteri, saat moderator seminar menutup acara seminar hasil yang saya bawakan. Waah..legaaaaa skaaliiii,,,:D


Saya lalu mempersiapkan segala berkas untuk mengikuti ujian sidang. Mulai dari belajar materi-materi skripsi sampai mengatur tempat ujian sidang. Fiuuuhh...kamarku yang berantakan pun tidak sempat saya bersihkan dan rapikan..

Daan,, ujian sidang puun tibaaa...
Detak jantung tak beraturan, pandangan kosong, gugup, gelisah, berkeringat, waah..bercampurlah semua kegundahgulanaan menghadapi ujian sidang. "aduh...nanti ditanya apa yaah? nanti saya jawab apa yah? nanti....nanti...nanti...." banyak pertanyaan-pertanyaan dan kekhawatiran yang tidak jelas timbul di pikiran saya. Tepat pukul 2.00 pm waktu indonesia bagian Unhas Farmasi, dosen penguji dan dosen pembimbing serta dosen tamu pun telah hadir untuk menguji skripsi saya. Saya dipanggil masuk ke ruangan sidang, lalu dicerca beberapa pertanyaan. Muka saya seperti Nazaruddin yang baru saja kedapatan plesiran di luar negeri. PUCAT !! Saya pun menjawab sebisa saya dan sebaik mungkin. 1,5 jam saya di dalam ruangan sidang "dicambuk" dengan pertanyaan dan pernyataan yang mengupas kulit telinga. Dan pernyataan yang paling mengerikan adalah dari ketua penguji saya "Jangan cuma meng-iya-iya-kan, percuma...saya bisa tidak kasih lulus kamu kalau begini!" untungnya beliau tidak benar-benar melakukannya...iiih,,ngeriii....
Keluar ruangan sidang, ternyata teman-teman saya sudah banyak yang menunggu memberi selamat. Mereka tersenyum lebaar dan ikut berbahagia saat mendengar palu sidang diketuk 3 kali dan diputuskan saya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Kami pun saling memberi selamat.
Aaaahh,,,kenangan itu....tak terasa sampai juga,,





Kamis, 15 Desember 2011

Our New Comer

Alhamdulillah, syukur banget Nakke bisa ngeblog lagi,hehe...itu juga karena dapet OL gratisan di ruang meeting fakultas.
Dan, Alhamdulillah banget, kami keluarga H. Awaluddin punya New Comer sejak dua hari yang lalu. Keluarga kami sudah bertambah lagi satu orang. Lahir dari rahim kakakku, Anti. Adek bayi yang baru lahir, seorang perempuan yang tembem dan kemerahan, montok pula. tanggal 13 Desember lalu. Tanggal yang cantik banget, 13/12/11, gimana..keren kaan??!!hehee...Beratnya juga normal, 3 kilo lebih.
.
Hari ini, NC pulang ke rumah setelah dua hari dirawat di tempat brojolnya..di RSIA Fatimah Makassar.
Aduuh,,,Nakke kangeennn banget sama NC ini....

Jumat, 09 Desember 2011

Bahagia dalam Tirai Hujan

Butiran-butiran kecil kristal berjatuhan,
menyapu raut wajah tak karuan,
ingin rasa menyemai kebahagiaan,
dalam bingkai bahtera kebersamaan,


Duhai dirimu,
tak kusangka kubertemu,
tiba-tiba saja ada di depanku,
dan akan selalu ada mendampingiku,

Masih saja butiran-butiran itu berjatuhan,
menyapu raut wajah dalam kebahagiaan,
ingin kuperlambat masa pertemuan,
agar kunikmati senyummu hingga buaian,

Yang kuingin pertalian tanpa ujung,
Antara dirimu dan diriku hingga masa ujung,
Naik tahta dan harta maupun dalam duka mengusung,
Insyaallah, diriku dan dirimu,di dunia dan di surga..........
(original poetry by Akbar Awaluddin Assaf)

*masih hujan dan dingin di kota Anging Mammiri, 10 Desember 2011 1.57am*

Kamis, 01 Desember 2011

Metabolisme Energi Para Atlet

Demam olahraga di Indonesia sudah sangat "mengkhawatirkan". Utamanya sepak bola. Demam untuk terus mendukung timnas sepak bola Indonesia di berbagai event, nasional maupun internasional sudah merambah segala umur, bahkan segala jenis kelamin *waah...memangnya ada berapa jenis kelamin di dunia ini?!hahaa..* Di setiap sudut di belahan bumi Indonesia selalu saja bergemuruh jika garuda-garuda berjuang mengalahkan lawan-lawannya dari arena ke arena, dari gelanggang ke gelanggang. Setelah SEA GAMES XVI yang dilangsungkan di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang, masyarakat Indonesia kembali disuguhkan dengan penampilan menawan dari timnas Indonesia Selection yang menjamu LA Galaxy, Rabu 30/11 tadi malam. "Ada harapang tawwa indonesa, gammariki mainna na lawang Becham", kata seorang warga Makassar yang menyaksikan pertandingan ini lewat layar kaca. Dan akhirnya Indonesia pun kalah 0-1 dari tim bule asal Amerika itu. Saya sendiri bisa dibilang selalu antusias saat menonton pertandingan demi pertandingan walau hanya di layar kaca. Dan saya pun bangga bisa termasuk FBI (Fans Berat Indonesia) dan mendukungnya, walau hanya doa dan kesetiaan menontonnya dari jauh.

Timnas Indonesia melakukan latihan. Latihan dan nutrisi dibutuhkan para atlet agar energi tubuhnya optimal saat bertanding.

Perjuangan para atlet olahraga kita, tentunya tidak lepas dari kemampuan fisik yang mumpuni untuk suatu pertandingan olahraga. Fisik yang terus menerus dilatih demi mendapatkan kemenangan pada suatu pertandingan olahraga telah menjadi perhatian saya sehingga muncul rasa penasaran dan pertanyaan tentang kondisi fisik para atlet dilihat dari fisiologinya. Sebagai seorang mahasiswa yang berkecimpung di dunia kesehatan, dalam hal ini Farmasi, maka saya pun mencari tahu tentang fisiologi para atlet, perbedaan fisik atlet pria maupun wanita, dan faktor-faktor penting dari fisik mereka yang perlu diperhatikan.

Setiap atlet memiliki kekuatan fisik yang sangat diperhatikan. Hal ini perlu untuk menunjang profesinya sebagai seorang atlet. Kekuatan fisik didapatkan dari berbagai macam latihan dan tentunya nutrisi yang selalu terjaga. Adapun fisik, tentunya latihan dititikberatkan pada kekuatan otot, kekuatan pernapasan, dan kekuatan jantungnya. Kita akan mencoba focus membahas mengenai bagian metabolisme energi pada otot.
Perbedaan Atlet Pria dan Wanita
Apakah kekuatan fisik atlet pria dan wanita memiliki perbedaan prinsip fisiologi dasar?  Pada buku fisiologi kedokteran yang dikarang oleh Guyton dan Hall, dikatakan bahwa sebenarnya, tidak ada perbedaan yang mendasar pada prinsip fisiologi atlet pria maupun wanita, kecuali perbedaan yang disebabkan oleh adanya perbedaan ukuran tubuh, komposisi tubuh, dan hormon pria yang dikenal dengan testosteron. Umumnya kekuatan tubuh dari wanita sekitar dua pertiga atau tiga perempat dari pria. Namun jika diukur berdasarkan tekanan kontraksi maksimum dari ototnya, wanita dan pria menghasilkan nilai yang hampir sama yaitu 3-4 kg/cm2.
Hormon juga merupakan suatu faktor penting yang membedakan kekuatan atlet pria dan wanita. Tentu saja atlet pria, yang memiliki testosteron, memiliki kekuatan yang lebih besar daripada wanita. Hal ini disebabkan oleh hormon tersebut, yaitu testosterone yang memiliki efek anabolik yang kuat dalam penyimpanan protein di setiap tempat pada tubuh, terutama otot. Hormon estrogen yang dihasilkan lebih banyak oleh wanita, memiliki sifat mampu meningkatkan penimbunan lemak pada jaringan-jaringan tertentu, khususnya pada payudara, paha, dan jaringan subkutan.
Otot memiliki kekuatan, daya, dan ketahanan
Dari buku Fisiologi berjudul Fisiologi Kedokteran oleh Guyton dan Hall, dikemukakan bahwa kekuatan otot bergantung pada besarnya kekuatan kontrasi yaitu antara 3 sampai 4 kg/cm2 dari daerah penampang melintang otot. Selanjutnya pada buku yang sama dikatakan bahwa daya kontraksi otot berbeda dari kekuatan otot, karena daya adalah ukuran dari jumlah total pekerjaan yang otot lakukan dalam suatu waktu. Oleh karena itu daya tidak hanya ditentukan oleh kekuatan kontraksi otot teteapi juga oleh jarak kotraksi dan berapa kali otot berkontraksi dalam tiap menit.  
Ketahanan otot, menjelaskan tentang bagaimana otot tersebut mampu bertahan dalam melakukan suatu aktivitas, dalam hal ini adalah saat atlet sedang latihan maupun saat bertanding sampai merasakan capek yang menyeluruh. Ketahanan otot ini sangat bergantung terhadap dukungan nutrisi otot. Nutrisi yang paling utama adalah kandungan glikogen yang dapat disimpan dalam otot sebelum latihan.  Glikogen yang diperlukan ini didapatkan dari karbohidrat yang diserap oleh tubuh. Sehingga, orang yang mengkonsumsi karbohidrat memiliki glikogen yang tersimpan dalam otot lebih banyak daripada orang yang mengkonsumsi banyak lemak.
Otot-otot para atlet sebenarnya memiliki metabolisme yang sama dengan orang normal lainnya, dimana energi yang didapatkan oleh otot bersumber dari ATP (Adenosin Triphospate) dan kontraksinya adalah hasil interaksi aktin dan miosinnya. Selain itu fosfokreatin juga merupakan sumber energy pada otot, namun fosfokreatin ini tidak dapat langsung dipakai oleh tubuh, tetapi hanya memberikan energinya kepada ADP (Adenosin Diphospate).

Struktur dasar ATP (Adenosin Triphospate)

ATP, memiliki ikatan fosfat (dengan symbol ~ )berenergi tinggi, dengan tiap ikatan fosfat menyimpan 7300 kalori energy per mol ATP di bawah kondisi standar. Sehingga jika satu fosfat radikal dipindahkan dari molekul, maka akan melepaskan energy 7300 kalori energy yang dapat digunakan pada proses kontraktilitas otot agar dapat bergerak. Kemudian pemindahan fosfat radikal kedua juga dilakukan dan mengeluarkan 7300 kalori energy lagi. Pindahnya fosfat radikal pertama, akan menyebabkan perubahan ATP menjadi ADP, dan pemindahan kedua kemudian mengubah ADP ini menjadi AMP (Adenosin monophospate)
ATP yang terdapat dalam otot, tidak dapat mencukupi energy yang dibutuhkan oleh atlet. Hal ini dikarenakan oleh jumlah ATP dalam otot hanya mdapat mempertahankan daya otot maksimal 3 detik, sehingga ATP harus terus menerus dibentuk. Olehnya itu, diperlukan energy dari sumber lain, yaitu energy dari fosfokreatin (kreatin fosfat).

Struktur dasar kreatinin fosfat (fosfokreatin)
Seperti halnya ATP, fosfokreatin (keratin fosfat) memiliki ikatan fosfat (dengan symbol ~ ) berenergi yang tinggi juga, yaitu sekitar 10.300 kalori per mol, sehingga sangat menunjang pelepeasan energy yang tinggi untuk digunakan otot dalam berkontraksi. Jumlahnya pun (kreatin fosfat) di dalam otot dua kali atau empat kali lebih banyak dibanding ATP.
Kedua penyedia energy di dalam otot ini, yaitu sel ATP dan sel fosfokreatin, bergabung dalam otot dan membentuk system yang disebut system fosfagen. System fosfagen inilah yang menyediakan energy untuk daya otot yang maksimal selama 8-10 detik, waktu yang cukup untuk lari 100 meter. System fosfagen ini diperlukan pada cabang-cabang olahraga yang membutuhkan tenaga otot yang maksimal namun dalam waktu yang singkat, seperti cabang lari cepat 100 meter, melompat, angkat berat, ataupun sepak bola.
Metabolisme ATP pada otot menurut Guyton dan Hall pada buku Fisiologi Kedokteran
Adanya pembentukan energy dari system glikogen-asam laktat juga menambah ketersediaan energy bagi sang atlet. Sistem pembentukan energy ini merupakan mekanisme glikolisis anaerob pada sel-sel otot. Glikogen yang disimpan oleh sel-sel otot dipecah menjadi glukosa (proses glikolisis) tanpa menggunakan oksigen. Selama terjadinya glikolisis, tiap-tiap glukosa akan dipecah menjadi dua molekul asam piruvat, dan energy dilepaskan menghasilkan empat molekul ATP. Asam piruvat yang terbentuk tadi masuk ke dalam mitokondria sel otot dan bereaksi dengan oksigen membentuk banyak molekul ATP. Asam piruvat ini akan diubah menjadi asam laktat, apabila oksigen yang tersedia cukup untuk melakukan proses oksidatif. Asam laktat ini kemudian keluar dari sel otot masuk ke cairan interstisial dan dalam darah. Jadi, dari pembentukan asam laktat ini akan diperoleh banyak energy yang terbentuk tanpa membutuhkan oksigen.

System glikogen-asam laktat ini membentuk energy dengan cepat walaupun tidak lebih cepat daripada pembentukan energy pada system fosfogen. Sehingga, system glikogen-asam laktat banyak digunakan untuk kontraksi otot dalam waktu singkat dan sedang. Bisa dikatakan bahwa energy yang terbentuk dari system ini dapat digunakan pada atlet-atlet yang membutuhkan energy dengan waktu yang cepat untuk pertandingan atau latihan berdurasi lumayan lama, seperti atlet lari cepat 400 meter, berenang 100 meter, tenis, dan sepak bola.

Sumber energy lain adalah dari system aerobik, di mana bahan makan an yang masuk ke dalam tubuh akan dioksidasi di dalam mitokondria untuk menghasilkan energy. Bahan-bahan makanan yang masuk, akan mengalami metabolism dan melepaskan sejumlah energy yang sangat besar dan digunakan untuk mengubah AMP dan ADP menjadi ATP. Energi yang dibentuk sangat lambat jika dibandingkan dengan energy yang dibentuk oleh fosfogen dan glikogen-asam laktat.

Dari sistem metabolisme inilah, ternyata, para atlet mendapatkan energi yang digunakan pada otot-otot mereka. Dan, tentu saja, latihan yang cukup dan teratur akan menambah lebih kekuatan yang mereka punya dan menambah ketangkasan mereka di setiap pertandingannya.

Majulah terus para Garuda Muda Indonesia....karena kalian selalu ada di dada kami!!!

*Ditulis masih dalam suasana euforia Timnas Garuda Indonesia*