My Family

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Haloo....hai....Anneyong....hola... oii saribattang.....hehehe,,mari saya perkenalkan anggota korps marinir....*looh......* maksudnya anggota keluarga saya. Langsung saja yaah..........



Ayah dan Ibu, mesra kaan?!
Ayah saya bernama H. Awaluddin sedangkan ibu saya bernama Hj. Murniati. Ayah saya adalah seorang wiraswasta yang taat agama. Beliau mendirikan sebuah bengkel motor di jalan Urip Sumoharjo. Dan dari usaha bengkel inilah sumber kebutuhan sehari-hari yang utama bagi keluarga kami.
Ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga yang baik dan tegas. Karena Alloh melalui beliaulah kami melalui jenjang pendidikan sampai sekarang ini. Dan kami sangat bangga punya ibu yang selalu saja perhatian kepada kami.
Kak Uni
Kakak saya yang sulung bernama kak Uni. Nama lengkapnya Sri Wahyuni Awaluddin, S.Kep, Ns MS (Hons). Kalau di rumah dipanggil kakak. Tapi katanya kalau di kampus tempatnya mengajar dia dipanggil Ibu Hons. Lucu juga panggilannya, "Hons",hahaa... Dia lulusan Australia dan mengajar di Poltekkes Akper Tidung keperawatan di Makassar.

Murtiadi Awaluddin a.k.a KOKO
Kakak saya yang kedua bernama Koko. Nama aslinya Murtiadi Awaluddin, lengkapnya Dr. Murtiadi Awaluddin, M.Si. Koko adalah Pimpinan sekolah tinggi STIM Publik di Makassar. Dia sudah punya seorang istri dan seorang anak perempuan yang lucu. Istrinya bernama Kak Niena, dan anaknya Nadya. Nadya ini seperti boneka loo...biasanya Nadya ini dipanggil Chungchung, karena wajahnya yang mirip orang cina.
Kak Anti

Kakak saya yang ketiga dipanggil Kak Anti. Nama lengkapnya Sri Prilmayanti Awaluddin, S.E. Dia sudah punya suami, seorang apoteker handal bernama Kak Muntasir yang pernah menjabat sebagai sekertaris jurusan di universitas negeri di Kupang, NTT. Sekarang Kak Muntasir tercatat sebagai mahasiswa S3 Kimia Unhas.Anaknya dua orang dan lucu-lucu semua, Nurul kelas 4 SD dan Nabil yang masih TK. Tapi sampai sekarang kami sedang menunggu anaknya yang ketiga dilahirkan. Kak Anti tidak memiliki pekerjaan formal. Namun dia tercatat sebagai lulusan terbaik Unhas saat itu. Dia pernah ditawari pekerjaan dengan gaji yang tinggi oleh perusahaan Bosowa, namun dia menolaknya. Bukannya tidak mau, dia hanya ingin fokus untuk mendidik anak-anaknya agar berhasil dan melebihi prestasinya lalu.

Kak Ina
Lalu ada Kak Ina, Mu'minah Awaluddin, S.SiT. Dia bekerja sebagai widyaswara di Bapelkes Makassar. Dia selalu saja sibuk dengan kerjaannya yang menuntutnya untuk selalu keluar daerah.

Kak Awe'
Selanjutnya ada Kak Awe'. Nama lengkapnya dr. Muhammad Syarif Awaluddin, lulusan pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Unhas. Teman-temannya memanggilnya Awe'. Itu karena saat SMA ada dua orang yang bernama Syarif, dan diabsensi kelas namanya tertulis Muh. Syarif AW. Dari AW inilah nama panggilannya Awe'. Kak Awe' pernah tercatat sebagai tutor di bidang fisika di bimbingan belajar JILC Makassar.

Nakke
Selanjutnya, yaah...saya, anak keenam. Liat di laman About Me aja yaah....

Hykma
Adik saya yang pertama adalah Hykma. Namanya Nurhykma Awaluddin. Dia adalah mahasiswa farmasi, seperti saya, tapi dia kuliah di UIN Alauddin Makassar. sekarang dia mengikuti jejak kakaknya yang paling dia sayangi *ehmm..ehmm...gue tuh maksudnyee...* Dia senang bergaul dan hobi fotografi.

Adik saya yang paling cakep, yang terakhir, dan paling nge-bass suaranya adalah Wawan. Syahid Gunawan nama lengkapnya. Dia adalah mahasiswa pendidikan dokter di Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Dia mempunyai tim nasyid yang bernama The Cikith. Tim nasyid ini beranggotakan siswa-siswa muslim di SMAN 5 Makassar, sekolahnya dahulu.The Cikith masih eksis loo...sampai sekarang. Dia biasa dipanggil manggung, tapi sekarang sudah jarang ikut karena kesibukannya sebagai mahasiswa baru. Baru-baru ini Wawan pulang dari Jakarta setelah mengikuti pertandingan sepak bola antar FK yang diadakan oleh FK UI, di stadion Lebak BUlus, Jakarta.
Wawan

Yaah...inilah kami, keluarga besar, sangat besar. Beranggotakan delapan orang yang sudah sibuk semua. Namun diantara kesibukan-kesibukan kami, kami selalu dikumpulkan dan diberi wejangan-wejangan waktu pagi oleh ibu dan ayah kami. Waktu malam pun selalu menjadi quality time untuk keluarga kami. Kami selalu membuat acara keluarga di waktu malam, karena malam lah waktu yang paling tepat untuk mengumpulkan semua keluarga.